Bahagia Itu Sederhana

Pagi & Masalah

Tidak ada komentar


Minggu, pas datang ketempat kerja tiba - tiba saja sudah di tunggu sama orang. Pak Mamat begitu saya memanggil beliau, adalah seorang guru di salah satu SD yang ada di Kuningan namun SD yang beliau ajar itu ada di daerah terpencil dan juga berbatasan dengan Kabupaten Cirebon. Sedikit cerita mengenai tempat beliau mengajar SDN Bunigeulis, kedatangan beliau pagi itu membawa sebuah masalah untuk saya. Sebuah aplikasi yang diberikan pemerintah untuk data penerima bos tenyata tidak bisa import database dari excel. Awalnya saya tidak mengerti karena saya belum mendalami dan memakai aplikasi ini setelah saya mencoba beberapa kali, hasilnya masih tetap sama database tidak bisa di import selalu ada tulisan CSV Kosong, tanda pemisah (delimited) bukan titik koma. Rasa penasaran bergulat dalam diri saya ketika tiba - tiba ada sebuah suara dalam hati saya yang mengatakan " kalo kamu tidak bisa menyelesaikan masalah ini berarti kamu bukan anak Teknik Informatika". Padahalkan jelas - jelas saya kuliah di Jurusan Teknik Informatika masa masalah sekecil ini tidak bisa saya selesaikan, maka ketika itu juga saya ambil modem smart saya, lalu di google saya ketika kata yang selalu keluar itu "  CSV Kosong, tanda pemisah (delimited) bukan titik koma", setelah keluar hasil pencarian ada sebuah forum yang membahas tentang ini, dan ternyata masalahnya tidak serumit yang saya bayangkan. Ternyata untuk bisa import data dari excel dengan format csv ini pertama kita harus masuk Control Panel lalu pilih Regional and Language Options.




Setelah itu kita ganti Standards and Formats yang awalnya English(United States) maka kita ganti dengan Indonesia untuk lebih baik ganti sekalian Location ke Indonesia juga setelah itu pilih ok. Ketika hal ini saya lakukan import yang tadinya tidak bisa ternyata bisa. Seneng Juga bisa bantu orang dan tidak begitu memalukan kuliah di Jurusan Teknik Informatika. Tapi yang aneh dari program yang pemerintah berikan itu pertama tidak ada manual book berformat ebook cuman ada tutorial video itupun tidak menyertakan bagian yang saya sebutkan diatas pada video import dan ekport. Dan yang Pak Mamat bilang temen-temen beliau juga sama saja tidak bisa import. Waduh kok ribet gini ya padahal saya yakin biaya untuk devlop itu aplikasi menghabiskan biaya yang besar, seharunya pula pemerintah jangan hanya memberikan aplikasi tapi tidak memberikan pelatihannya karenakan penguasaan seseorang tentang komputer itu berbeda - beda jadi kalo bisa detail bila di daerah yang penduduknya jarang menggunakan komputer.


Tidak ada komentar :

Posting Komentar