Bahagia Itu Sederhana

Cilimus Macet

Tidak ada komentar



Kamis tanggal15 Nopember 2012 yang bertepatan dengan 1 Muharam 1434H memacetkan beberapa luas Jalan di Desa saya, Cilimus. Macat karena banyak kendaraan dari luar wilayah seperti Jakarta dan Bandung dan beberapa daerah lain yang ingin berlibur di Kuningan. Selain dari banyaknya kendaraan yang masuk melewati Jalan Raya Cilimus ada beberapa faktor yang saya liat ikut berperan dalam kemacetan yang selalu saya liat ketika hari - hari libur atau weekend. Pertama ada Jalan Raya Cilimus yang kecil, kendaraan yang masuk ke Cilimus semakin banyak sementara Jalan kecil bisa di bilang tidak sebanding. Kedua adalah parkir sembarangan karena sepanjang jalan Cilimus itu banyak toko makanan atau yang lainnya, oleh karena itu banyak sekali pengendara yang parkir di sebelah toko dengan memakan badan jalan sudah barang tentu ini akan memperkecil jalan itu sendiri apalagi jika mobil - mobil yang lewat itu mobil besar. Ketiga Pasar, sebenarnya tidak ada yang salah dengan Pasar Cilimus yang baru ini cuman yang saya salahkan itu adalah tata kelola pasarnya itu sendiri dan yang paling menonjol ialah menyimpan delman tepat di depan pasar untuk menunggu penumpan. Selain tidak memperindah karena bagian depan pasar jadi kotor delman juga kerap berbelok sembarang dan sedikit memakan jalan yang akhirnya membuat macet. Dan yang terakhir adalah tempat terminal yang salah, kenapa saya bilang salah? bukan tanpa alasan sebenarnya tapi setiap saya lewat ke Terminal ini jarang sekali mobil angkot itu diam menunggu penumpang diterminal, mereka lebih senang menunggu di depan terminal atau ada beberapa angkot yang menunggu di depan pegadaian Cilimus dan yang lebih parah mereka memakan badan jalan dan trotoar tempat pejalan kaki lewat. Semoga Cilimus lebih baik lagi kedepanya dan tidak lupa saya mengucapkan selamat tahun baru islam 1434H semoga lebih baik di tahun ini. Amiin...
 

Tidak ada komentar :

Posting Komentar