Bahagia Itu Sederhana

Cerita Valentine Saya, dulu...

Tidak ada komentar
Gambar dari sini klik
Sudah lama sejak kali pertama saya merayakan Valentine, waktu itu saya masih SMK atau SMP saya lupa yang pasti itu adalah awal dan akhir saya merayakan Valentine. Hari itu saya dan tiga teman saya yang sedang dimabuk cinta karena baru saja jadiian tapi sebenarnya saya masih dalam tahap PDKT pada waktu itu dan belum jadiin. Berawal dari ide teman saya maka sayapun ikut pergi ke sebuah pusat perbelanjaan yang baru di buka waktu itu, kalo tidak salah nama tempat itu adalah Puspita Gallery, dan yang paling saya ingat dari tempat itu adalah pusat perbelanjaan pertama di Kota Kuningan yang menggunakan Eskalator yang lain belum ada pada waktu itu. Seperti pusat perbelanjaan yang lain, Puspita Gallery waktu itu juga menyambut Hari Valentine semua pernak - pernik pink, bentuk cinta seperti love, boneka berwarna warni terutama warna pink dan coklat menghiasi setiap etalase dan barang yang di jual hari itu. Kami tiba di Puspita Gallery itu sekitar pukul 13.00 WIB karena seingat saya kami bertiga belanja itu sehabis pulang sekolah. Waktu itu saya membeli satu buah coklat serta aksesori berbau valentine seperti bola salju namun di ganti dengan potongan love buka salju. Karena waktu itu satu hari sebelum Hari Valentine jelas saja Puspita Gallery ramai selain itu tempat ini juga baru di buka beberapa minggu sebelumnya. Setelah di dalam Puspita Gallery kami bertiga pusing untuk membeli apa yang bagus dan pas serta sesuai dengan kantong kami yang masih pelajar waktu itu. Akhir cerita setelah pusing - pusing tujuh keliling turun dan naik Puspita Galery akhirnya kami menemukan barang yang menurut kami pas dan tepat untuk diberikan kepada orang yang kami sayang. Hari sudah sore jika tidak segera pulang kami bisa terlambat lebih malam hal ini karena angkot di Kota Kuningan itu masih jarang apalagi untuk beroperasi di malam hari.

Gambar dari sini klik

Hadiah yang sudah saya beli dari Puspita Gallery waktu itu tidak saya berikan langsung kepada dia perempuan yang waktu itu sedang saya dekati. Saya lebih memilih memberikan lewat teman dekatnya saja, hal ini tidak terlepas dari saya yang waktu itu baru tahu rasanya jatuh cinta kadang rasa malu dan suka bercamur dan bisa membuat saya grogi bahkan hanya untuk berkata apalagi memberikan hadiah. Perempuan itu bernama Novita Dwi Anjani waktu itu dia masih kelas dua atau kelas tiga smp saya lupa yang pasti waktu saya suka karena dia itu berbeda dengan cewek - cewek lain yang saya temui waktu itu, dia itu tomboy tapi tetep cantik dan manis sich walaupun mungkin itu hanya kata saya yang suka. Pada akhir cerita saya dan dia tidakpernah jadi pacar, mungkin hal ini karena salah saya juga yang tidak pernah mengungkapkan bahwa saya suka kepada dia. semenjak dia masuk SMA saya dan dia hilang kontak kami tidak pernah bertemu apalagi untuk sms dan telpon. Saya memang seperti itu banyak wanita datang dan masuk dalam hidup saya tanpa sebuah akhir yang jelas, lalu pergi begitu saja.

Hikmah
“Barang siapa meniru atau menyerupai suatu kaum, maka dia adalah bagian dari mereka.”
(HR. Bukhari, Ahmad, Abu Daud, dan yang lainnya)

Sejujurnya waktu itu saya tidak tahu bahwa kegiatan Valentine itu tidak diperbolehkan untuk umat muslim maklum masih kecil, tapi alhamdulilah pada sebuah kesempatan kelas saya mendapatkan bagian untuk sholat Jum'at di sekolah lalu temanya adalah "Hukum Valentine Dalam Islam" dari sana saya tahu banyak tentang Valentine dari cerita sejarah, tragedi dan lainnya. Akhirnya saya sadar perbuatan saya itu salah dan tidak akan mengulanginya lagi sampai hari ini saya tidak pernah merayakan Valentine lagi.

Catatan :
Seharunya postingan ini di posting pada tanggal 14 Februari 2013 tapi karena ada satu dan hal lain maka dengan itu saya posting hari ini.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar