Bahagia Itu Sederhana

Jadi Tersangka, Gantung Anas Di Monas

Tidak ada komentar
Gambar dari sini klik
Mulutmu adalah harimaumu mungkin pepatah ini yang sekarang sedang menimpa seorang Anas Urbaningrum, setelah tadi pukul 19.00 WIB KPK resmi  menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka. Saya menjadi teringat kembali dengan ucapan yang dia umbar dengan berani dan merasa menjadi orang paling bersih. Menjadi orang bersih atau munafik saya tidak tahu, yang pasti harusnya Bapak Anas ini berpikir dulu sebelum berbicara apalagi di depan wartawan. Sementara bapak itu berbicara antara hati dan mulut berbeda, kalo sudah begini apa bapak siap digantung di Monas ? itu pertanyaan yang menyeruak dari diri saya tapi menurut saya bapak sepenuhnya harus siap. Siap karena sebenarnya bapak sendiri yang menginginkan untuk di gantung di Monas dan bukan yang orang lain. Pernyataan ini buktinya ( "Saya yakin. Yakin. Satu rupiah saja Anas korupsi di Hambalang, gantung Anas di Monas," ) sumber Kompas.com baca disini.


Mungkin dengan kejadian ini memberikan pelajaran kepada politisi bangsa ini untuk jujur serta sinkron jika berbicara antara mulut dan hati itu. Jika memang melakukan korupsi tidak usahlah bergaya sok suci dan bersih trus bilang siap di gantung di Monas. Terus apa Monas mau mengotori tempatnya untuk menggantung bapak yang korupsi ?

Tidak ada komentar :

Posting Komentar