Megi Tristisan

Bahagia Itu Sederhana

Kasus Ahmad Fathanah & PKS

8 komentar
gambar dari sini klik
Ketika akhirnya masalah korupsi suap impor daging sapi terungkap, kepercayaan saya pada partai politik sudah pada titik didih. PKS saja partai yang agamis yang di dalamnya kental dengan orang - orang bergelar haji dan ustad dibelakang nama mereka masih saja beberapa oknum ada yang tergoda dengan korupsi.

Dari semua itu yang paling saya benci adalah kelakuan oknum yang terlibat dalam kasus korupsi ini, yang banyak sekali menghamburkan uang kepada wanita - wanita cantik sampai tulisan ini dibuat masih ada sekitar dua puluh nama wanita lagi yang ternyata menerima uang haram dari Ahmad Fathanah. Jika memang uang yang dibagikan itu hasil dari kerja keras saya tidak mempersalahkannya tapi ini hasil korupsi yang sudah jelas uang rakyat dipake bangga depan wanita cantik buat membelikan mobil dan perhiasan yang mewah, memalukan.

Sementara yang membuat saya selalu bertanya dalam hati dan tidak habis pikir adalah bagaimana mereka oknum kader PKS ini melakukan hura - hura dengan wanita yang bukan muhrimnya. Padahal saya rasa mereka sangat tahu dan hapal betul batasan - batasan muhrim dan bukan muhrin. Hal ini berpijak pada seorang Ahmad Fathanah yang dengan gampangnya memberi puluhan bahkan ratusan juta untuk wanita - wanita cantik yang jika tanpa sebuah pamrih maka mungkin itu bohong. Menurut pengamatan saya sekarang ini jarang sekali orang yang iklas memberikan barang atau uang secara iklas tanpa pamri apalagi untuk seorang wanita. Pasti pada ujungnya harus ada timbal balik entah berupa apa atau apa saya tidak bisa sebutkan dan tidak tahu juga.

Saya berharap kasus ini dapat selesai dan semua yang menikmati uang hasil korupsi itu harus bisa di tuntaskan di usutdan di penjarakan sesuai hukum, walaupun katanya di Indonesia ini hukum bisa di beli. Jadi bagaimana ? mungkin tuhan yang akan membalasnya kalo sudah seperti itu.

8 komentar :

Posting Komentar

Lagu NOAH Pada Empat Besar X Factor Indonesia

Tidak ada komentar

Gambar dari sini klik

X Factor Indonesia jum'at lalu terasa begitu spesial, hal ini karena hadirnya bintang tamu yang luar biasa ada Lenka dan  juga NOAH Band. Untuk NOAH lebih istimewah karena lagu - lagu mereka saat masih memakai nama peterpan dibawakan dan diaransemen kembali oleh kontestan dari X Factor Indonesia. Tidak sampai disitu NOAH juga ikut memberikan masukan saat karantina dan sesudah kontestan membawakan lagu tersebut diatas panggung X Factor Indonesia.

Mikha Angelo
Kontestan yang pertama membawakan lagu NOAH pertama pada babak kedua adalah Mikha Angelo yang juga merupakan anak didik Mba Anggun. Mikha membawakan lagu "Mungkin Nanti" yang dia aransemen sendiri menjadi seperti Country, menurut saya keren dan saya suka karena bagus selain itu  lagu ini jadi pangling aja tidak seperti versi aslinya.


Fatin Shidqia Lubis
Sementara Fatin membawakan lagu "tak ada yang abadi" dengan midley "sahabat" kalo Fatin untuk lagu yang dibawakan Fatin jujur saya tidak merasakan bagus atau jelek atau pangling dengan lagunya tapi biasa aja untuk dibilang jelek juga ga kok, biasa aja.



Nu Dimension
"Cobalah Mengerti" lagu yang dipilih oleh Nu Dimension, untuk Nu Dimension saya suka dengan aransemen lagunya. Jika pada versi aslinya rock dan juga ada yang melow tapi Nu Dimension merubahnya jadi lebih ngebit ke dansa, jadi kaya lagu disko gitu.



Novita Dewi
Novita Dewi menutup babak dua ini dengan membawakan lagu "dibelakangku", untuk Novita Dewi saya suka karena dia membawakan lagu ini luar biasa bagus apalagi teknik vokal yang digunakan oleh Novita Dewi juga luar biasa.




Selain keempat lagu itu pada saat opening gala show, keempat kontestan juga membuka panggung X Factor Indonesia dengan membawakan lagu "Khayalan tingkat tinggi"

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

3 Besar X Factor Indonesia

Tidak ada komentar


Malam ini X Factor Indonesia telah memilih tiga besar yang akan memperebutkan tiket Grand Final, yang masuk tiga besar itu adalah Novita Dewi, Nu Dimension, dan Fatin Shidqia Lubis. Ketiga kontestan berhasil menyingkirkan Mikha Angelo yang tampil luar biasa apalagi saat membawakan lagu Peterpan - Mungkin Nanti, saya suka. Suka karena menurut saya Mikha Angelo berhasil membawa lagu mungkin nanti keluar dari versi aslinya, Mungkin nanti yang dibawakan Mikha Angelo itu jadi seperti lagu country tapi seru kok dan sekali lagi saya suka tapi karena X Factor Indonesia adalah sebuah kompetisi dimana hanya mencari satu orang pemenang maka satu persatu kontestan harus pergi meninggalkan panggung X Factor Indonesia entah kontestan tersebut kurang dalam segi perolehan poling sms atau dari segi penampilannya sendiri kurang menarik perhatian. Apapun itu tiga besar kali ini tentu orang - orang yang terbaik pertama meraka punya basis fans yang kuat dan loyal, hal ini dibuktikan dengan masih di panggungnya Novita Dewi, Nu Dimension, dan Fatin Shidqia Lubis. Untuk bisa dipanggung dan mencapai tiga besar tentu saja hal itu karena dukungan fans yang kuat dan loyal yang tidak segan - segan mengirim sms atau telepon untuk mendukung mereka. Selain itu untuk mendukung mereka agar bisa tetap dipanggung X Factor Indonesia juga bukan hal yang murah, ini bisa dilihat dari tarif sms yang harus kita keluarkan untuk bisa mendukung jagooan kita bertahan dipanggung X Factor. Selamat untuk Novita Dewi, Nu Dimension, dan Fatin Shidqia Lubis saya sendiri tidak punya jagooan yang saya dukung di X Factor kali ini jadi tidak begitu sedih saat ada kontestan yang pulang, kalo temen - temen gimana ?

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Click & Win

Tidak ada komentar
Click & Win adalah sebuah kuis yang diselenggerakan oleh tabloid pulsa, kuis ini diselenggarakan untuk merayakan 10 tahun tablodi pulsa berdiri untuk info lebih lanjut klik disini. Sistem dari permainan kuis ini adalah seorang user harus mengajak sebanyak mungkin temannya untuk ikut dalam kuis ini, setiap satu orang yang berhasil diajak maka seorang user akan mendapatkan 50 poin yang harus dia kumpulkan sebanyak mungkin agar mendapatkan jumlah point tertinggi dari peserta yang lain. 
Saya sendiri baru bisa mengajak 8 orang dengan total 580 poin, alasan saya mengikuti kuis ini sebenarnya bukan untuk mendapatkan Blackberry Z10 atau gadget yang lain tapi untuk bisa mengikuti pelatihan jurnalistik. Pelatihan Jurnalistik juga termasuk salah satu hadiah yang diberikan oleh tabloid pulsa bagi 10 orang yang beruntung. Hadiah dalam kuis ini dibagi menjadi dua yaitu gold prizes dan silver prizes untuk lebih lengkap lihat gambar dibawah ini.

GOLD PRIZES
SILVER PRIZES

Motivasi saya ikut kuis ini seperti yang sudah saya ungkapkan diatas ingin bisa mengikuti pelatihan jurnalistik, karena jujur saya suka dengan dunia jurnalistik dan jika saya bisa mengikuti pelatihan jurnalistik maka ilmu saya tentang jurnalistik yang masih sedikit ini bisa bertambah. Jika ilmu saya bertambah maka peluang saya kerja pada bidang jurnalistik bisa terbuka lebar setelah selesai kuliah. Jadi saya meminta bantuan temen - temen yang berkunjung ke blog ini untuk membantu saya dengan cara daftar disini klik, lalu isi form yang di haruskan setelah itu konfirmasi dengan membuka email akun yang didaftarkan selesai. Selanjutnya jika temen - temen memang untuk mendapatkan salah satu gadget yang ada maka tinggal aja saja temen - temannya untuk ikutan kuis ini lagi seperti saya.

Selamat Mencoba
Tabloid PULSA Tabloid PULSA

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Pergilah Kasih

Tidak ada komentar
gambar dari sini klik
Aku hanya bisa melihatmu dari tempat yang sedang aku duduki saat ini, raut mukamu tampak gelisah menunggu kereta siang ini. Tidak ada kata dan tegur sapa diantara kita, aku hanya tidak mampu berkata untuk melepasmu pergi meninggalkan aku. Mulutku seperti terkunci untuk mengungkapkan kegundahan hati yang begitu merasuk sejak tadi.
   
    " Sabar, bentar lagi juga datang kok "

Sebuah baris kalimat meluncur dari mulutku, mencoba menenangkanmu yang terlihat begitu gundah. Ucapan dalam kegundahan diriku sendiri mencoba untuk menguatkanmu namun hanya sebuah simpul senyum manis yang kau tampilkan lalu kembali mengarahkan lehermu menghadap ke jalur kedatangan dari Jakarta menuju Yogyakarta. Aku kembali diam mungkin karena hanya itu yang biasa aku lakukan untuk menyembunyikan kegundahanku saat ini. Panas yang menyelimuti stasiun kali membuat suasana hati aku pecah tak menentu menjadi gelisah.

    " Lama banget ya A ? "

Tanyamu padaku, tanpa menoleh kamu terus memperhatikan kedatangan kereta.

    " Tunggu saja mungkin sebentar lagi datang "

Jawabku singkat, kali ini aku ikut berdiri bersama Mia dan mengarahkan leher ke arah jalur kedatangan kereta dari Jakarta. Raut muka kami berdua sama, nampak gelisah menunggu kereta yang tak kunjung datang dan gelisah melepas serta harus  meninggalkan satu sama lain. Hari ini adalah hari kepergian Mia, dia akan melanjutkan studi pada salah satu universitas yang berada di Yogyakarta. Sebagai seorang pacar mungkin ini adalah bagian paling dilematik yang pernah aku hadapi. Harus merelakan pacar tercinta pergi meninggalkan untuk melanjutkan studi. Pada satu sisi aku begitu bahagia karena seseorang yang aku cintai bisa melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, pada satu sisi yang lain aku merasa begitu sangat sedih harus melepaskanmu pergi dan meninggalkan aku sendiri di kota ini.

Tiba - tiba dari kejauhan kereta yang sudah di tunggu sejak tadi muncul mendekati kami, ada rasa bahagia dan juga sedih. Warna Mukamu yang tadinya gelisah kini sedikit berbinar bahagia, tidak lama Mia menghadapkan dirinya kepadaku. Menatap penuh sendu dan memeluk tubuhku erat.

    " A, neng berangkat dulu ya " ucapnya sambil menangis

    " Ya neng.. " jawabku singkat, tak banyak hal yang ingin aku ucapkan, aku hanya ingin terlihat tegar saat ini.
gambar dari sini klik
Setelah beberapa saat memeluk erat Mia melepaskannya, lalu berjalan masuk ke dalam kereta aku mengikuti dari belakang membawakan beberapa koper dan tas yang Mia bawa dari rumah. Dalam kereta Mia kembali memeluku, aku terdiam dan hanya bisa menangis lalu aku cium kening Mia sambil melepaskan pelukannya. Aku melangkah gontai melewati beberapa kursi dan lalu turun dari kereta kembali pada tempat dimana aku tadi berdiri. Aku belum mau pergi karena kereta yang membawa Mia masih ada di stasiun, sementara aku dan Mia saling bertatap pandang melewati jendela. Akhirnya suara mesin kereta dan gesekan rel membawa Mia pergi semakin menjauh tidak terlihat sampai pada kereta itu menghilang dalam tatapanku.
Pergilah kasih Kejarlah keinginanmu Selagi masih ada waktu Jangan hiraukan diriku Aku rela berpisah demi untuk dirimu Smoga tercapai sgala keinginanmu
Chrisye


Tidak ada komentar :

Posting Komentar